Ini 4 Mitos yang Dipercaya Bisa Tentukan Jenis Kelamin Bayi





Walau tak semua, namun tentu ada pasangan yang menginginkan bayi yang dikandungnya kelak memiliki jenis kelamin tertentu. Misalnya saja, banyak pasangan yang memimpikan anak pertamanya adalah laki-laki, agar bisa melindungi adik-adiknya nanti. Sampai saat ini, belum ada cara pasti menentukan jenis kelamin bayi, yang ada hanyalah mitos yang belum terbukti.


1.   Jenis Kelamin Bayi Dipengaruhi Waktu Berhubungan Intim
Kepercayaan pertama yang dianggap bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi adalah waktu saat berhubungan intim. Hubungan intim yang dilakukan mendekati masa ovulasi, akan membuat Anda kemungkinan memiliki bayi laki-laki kelak. Kadar kromosom Y yang jadi penentu bayi berjenis kelamin laki-laki, menjadi lebih banyak dalam sperma yang akan membuahi sel telur. 

2.   Menggunakan Cairan Douching yang Berbeda
Perbedaan komposisi cairan douching juga dikaitkan dengan jenis kelamin bayi yang akan dikandung nanti. Douching merupakan salah satu cara dalam membersihkan bagian dalam area kewanitaan dengan menggunakan cairan tertentu. Cairan ini biasanya dibuat dari kombinasi air, cuka, baking soda, serta zat pewangi. Cairan douching akan mempengaruhi pH Miss V.

Cairan douching yang terbuat dari air dan cuka, akan meningkatkan keasaman di area kewanitaan, sehingga jenis kelamin bayi kemungkinan perempuan. Namun, bila cairannya terbuat dari air dan baking soda, maka area kewanitaan bersifat basa, sehingga kemungkinan bayinya adalah laki-laki. Terdengar masuk akal, namun kebenarannya belum bisa dipastikan.

3.   Posisi Saat Berhubungan Intim
Posisi seks juga kerap diasosiasikan dengan jenis kelamin bayi yang akan dikandung kelak. Bagi pasangan yang ingin memiliki bayi perempuan, biasanya dianjurkan untuk melakukan hubungan intim dengan posisi laki-laki di atas. Sedangkan untuk mendapatkan bayi laki-laki, posisi saat berhubungan intim yang disarankan adalah dengan berdiri.

4.   Jenis Makanan yang Dikonsumsi Perempuan
Mitos tentang keterkaitan makanan yang dikonsumsi dengan jenis kelamin bayi yang dikandung sudah berhembus begitu lama. Untuk mengandung laki-laki, Anda akan disarankan untuk mengonsumsi daging, makanan gurih, asin, dan mengandung karbohidrat. Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan, tentu saja Anda harus menghindari makanan di atas. 
Menurut mitos, jenis kelamin bayi akan sesuai harapan, jika pola makan ini sudah Anda lakukan jauh-jauh hari sebelum berhubungan intim. Sampai sekarang, masih belum ada bukti yang bisa memastikan keakuratan dari mitos ini. Walau begitu, masih banyak pasangan yang percaya dengan mitos ini, sehingga membuat mereka menjaga betul pola makannya.

Itulah 4 mitos yang dipercaya dapat menentukan jenis kelamin bayi dalam kandungan kelak. Sebaiknya sih, Anda jangan terlalu percaya dengan hal yang belum pasti kebenarannya seperti ini. Kalau hasilnya tak sesuai keinginan, Anda tentu akan merasa kecewa. Jika Anda masih penasaran dengan kebenaran mitos lainnya, segera temukan ulasannya di magazine orami.co.id

Posting Komentar

0 Komentar